Tempat-tempat yang Wajib Dikunjungi Selama di Edinburgh (Children Friendly)

Kisah kali ini merupakan cerita lanjutan dari perjalanan Scotland Trip kami mulai dari mengunjungi kota Glasgow yang dapat dibaca di sini

Setelah 3 hari 2 malam menginap di Glasgow, kota selanjutnya yang akan kami tuju yaitu Edinburgh. Membutuhkan waktu satu jam perjalanan saja menggunakan kereta dari stasiun Glasgow central menuju stasiun Edinburgh Werley. Tepatnya hari Rabu tanggal 2 Agustus 2017 siang pukul tiga kami sudah sampai di sana dan saat itu hujan sedang turun dengan lebatnya.

Perjalanan dari stasiun menuju hotel cuma butuh waktu 10 menit dengan berjalan kaki. Lagi-lagi suami memesan hotel yang jarak tempuhnya tidak begitu jauh dari stasiun demi kenyamanan bersama. Agar tidak perlu menggeret koper terlalu jauh dan mengantisipasi Malaika kelelahan dijalan.

Hari itu hujan turun sangat deras. Malaika mulai cranky. Ia duduk di atas stroller namun rain covernya ia tolak untuk dipasangkan, alias ditendangin terus sama kakinya. Walhasil baru beberapa meter jalan terpaksa kami harus berhenti untuk membenarkan posisinya rain cover nya. Berkali-kali seperti itu sampai akhirnya tiba di hotel. Saat itu ia benar-benar tidak mau berkooperatif. Ayah dan Ibuk sudah dibuat kelelahan olehnya karena ia tidak mau mendengarkan yang kami katakan.

Sampai hotel, bagian kaki nya basah karena tidak tertutup sempurna oleh rain cover. Akhirnya dia bilang “basah..” sambil mengusap-ngusap bagian tangan dan kakinya yang terkena air. Saat itulah saya mulai memberi nasihat kepadanya. Kenapa badannya bisa basah seperti itu. Saat ia sedang cranky tadi bukanlah saat yang tepat memberi nasihat kepada anak (menurut saya) karena yang ada ia malah akan semakin emosi. Saat emosinya sudah reda, barulah saya beri penjelasan ini itu dan berharap ia tidak mengulangi kesalahannya kembali.

IMG_7741
Suasana di depan hotel tempat kami menginap
IMG_7742
Suasana di kota Edinburgh pada sore hari setelah hujan reda.

Hari pertama di Edinburgh kami putuskan untuk di kamar hotel saja menyiapkan energi untuk besok Kamis kami akan jalan-jalan seharian penuh, rencananya. Ayah sempat beli burger untuk Malaika karena lagi-lagi nasi yang Ibuk tawarkan ia tolak untuk makan. Kalau sudah travelling gini asupan makanannya mulai terganggu. Ia makan apa yang ia mau saja. Tapi gizi nya tetap saya kontrol. Tetap ada karbo, protein, susu, sayur, buah, dst. Walaupun jumlahnya jadi berkurang tidak sebanyak makan kalau di rumah. Sepertinya ini yang membuat tidur malamnya selama diperjalanan kurang nyenyak. Tengah malam ia suka terbangun dan bilang “mamam ya..”. Jam tiga pagi minta dibuatkan roti.

Kamis 3 Agustus 2017

Besokkan harinya setelah sarapan pagi di kamar dan mandi, sekitar pukul 11 pagi kami berangkat berkelana mengitari kota Edinburgh yang sungguh cantik!

Disepanjang jalannya kami disuguhi pemandangan bangunan-bangunan bergaya Inggris lama. Jalanan-jalanannya yang berbukit. Motif tartan dimana-mana. Wisatawan yang sangat ramai datang berkunjung.

IMG_7743
Di Sudut Jalan Kota Edinburgh

National Museum Of Scotland.

IMG_7747

Tujuan pertama kami hari itu adalah National Museum Of Scotland. Posisinya cuma 10 menit berjalan kaki dari Hotel kami menginap. Sewaktu jalan kemari, hujan mulai turun kembali. Jadi pilihan pertama untuk ke Museum merupakan pilihan yang tepat saat itu karena kami bisa sekalian berteduh.

Kami kemari juga merupakan rekomendasi dari Mbak Amal salah satu teman Indonesia yang pernah datang ke Museum ini. Dan benar saja tipikal Museum yang bagus dan edukatif yang dipunyai Inggris, ditambah masuknya tidak perlu mengeluarkan uang sedikitpun alias free of charge. Walaupun museumnya tidak sebesar dan semegah British Museum di London yang dulu pernah kami kunjungi tapi, Museum Of Scotland ini tetap menjadi salah satu alternatif tempat yang wajib untuk dikunjungi.

Bagian pertama yang kami masuki adalah bagian Animals Museum. Ada banyak semacam kerangka/patung/boneka binatang-binatang yang dibuat seperti aslinya. Keren banget! Ada bagian tata suryanya juga disudut ruangan ini.

IMG_7745
Animal Museum

Lalu kami masuk ke ruangan yang isinya tersedia berbagai jenis alat transportasi mulai dari kereta, sampai ada balon udara juga yang kita bisa ikut menerbangkannya. Namun balon udara ini berbentuk lebih kecil dari aslinya dan ada tombol yang berfungsi untuk menerbangkannya. Apabila sudah cukup terisi temperatur udara di dalamnya, barulah si balon dapat terbang ‘di rel’ nya.

Lalu di ruangangan ini juga ada berbagai jenis robot yang sedang mempertontonkan kepandaiannya. Mobil F1 yang dipajang rapi. Sampai ada monitor untuk kita bisa memainkannya juga.

Selanjutnya kami masuk ke bagian Art dan Design. Sebagai salah satu pemerhati dunia fashion aku merasa terpanggil untuk masuk ke ruangan ini, hehe. Melihat-lihat koleksi busana yang dibuat lalu dipakai oleh orang-orang jaman dahulu seperti gaun-gaun yang serba panjang sampai melihat busana modern yang dirancang para designer ternama.

Hari sudah pukul 1 siang, perut mulai lapar kalau mau makan di dalam Museum tidak boleh disembarang tempat. Harus cari spot dengan tulisan “picnic” dulu baru kita mulai bisa buka bekal dan makan.

IMG_7696
Perbekalan wajib kami, nasi + rendang

Ada ruangan baby and toddler di depan tempat “picnic” kami. Langsung saja setelah makan kami mampir kedalamnya. Ini “surganya” anak-anak banget. Berbagai macam alat instrumen seperti, drum, xylephone, dst. Kaca cembung-cekung. Alat-alat sensory play seperti blocks. Ada buku-buku, puzzles. Ada juga ruangan yang berisi wayang dari Indonesia juga yang bisa dimainkan oleh anak-anak. Disitu disediakan layarnya juga. Menarik dan edukatif sekali.

IMG_7697
Salah Satu Alat Musik yang Dimainkan Malaika
IMG_7701
Spot Menyusun Puzzle
IMG_7751
Suasana di Aula Tengah Museum
IMG_7748
In front of the main gate

University Of Edinburgh dan Masjid Edinburgh.

Setelah puas main di Museum saatnya kami berangkat menuju tujuan kami selanjutnya yaitu University Of Edinburgh. Untuk mencapai kampusnya dari Museum Of Scotland tidak sampai 10 menit dengan berjalan kaki.

Saat itu sepertinya kampus sedang mengadakan festifal. Banyak dibuka stand-stand makanan. Lalu banyak orang yang menawarkan brosur-brosur sepanjang perjalanan di kampus. Setelah dilihat ternyata mereka menawarkan untuk datang kepertunjukkan semacam teater dan ada juga komedi yang berlokasi di salah satu gedung di kampus tersebut. Pantas saja dimana-dimana bahkan dijalanan kota Edinburgh sampai di dekat stasiun juga ada poster-poster berisi jadwal pertunjukkan tersebut.

Alhamdulillah saat dijalan menuju kampus Malaika sudah tertidur jadi saat inilah Ibuk dan Ayah sudah mulai bisa menikmati dan fokus dengan pemandangan disekitar.

Tidak jauh dari pusat keramaian di kampus tadi, jelas terlihat lambang “ALLAH” pada salah satu gedung di ujung jalan sana. MaShaaAllah ternyata itu Masjid Raya nya. Dekat sekali dari kampus. Tidak terbayang mudahnya para mahasiswa yang Muslim kalau ingin ke Masjid atau shalat Jumat misalnya bisa langsung menyebrang jalan saja. Sungguh beruntung.

IMG_7749
Megahnya Masjid di Edinburgh. Di Samping Masjid Tersedia Cafetaria juga.

Kalau di York sendiri Masjid Raya nya berada di Bull Lane Street. Kalau jalan kaki dari rumah kami sekitar 40 menit ke sana. Dan kalau ingin naik bus sekitar 20 menit sudah bisa sampai di Masjid York. Biasanya setiap Jumat saya usahakan kalau sempat ikut shalat Jumat di sana. Alasannya selain ingin menjadikan Malaika cinta dengan Masjid, yaitu juga ingin mendengar ceramah khutbah Jumat dari Syeikh Abid, Imam Masjid kami saat ini.

Kisah perjalanan kami mengitari kota Edinburgh yang sungguh indah InShaaAllah akan saya lanjutkan di postingan setelah ini.

Ada pengalaman yang tidak kalah serunya yaitu naik ke puncak bukit Carlton Hill dengan membawa si kecil Malaika (21 bulan). Ini merupakan pengalaman pertama baginya. Dan tidak menyangka kami bisa sampai ke puncak di atasnya walau Ayah yang menggendong stroller Malaika (karena ada anak tangganya) dan Malaika dengan beraninya ingin naik sendiri anak tangganya. Tentu saja saya ikut memegangi tangannya. Lucu melihat ekspresi ia seperti kelelahan setelah menaiki anak tangganya!

Advertisements

1 Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s