Liburan Summer Lima Hari ke Skotlandia (Glasgow&Edinburgh) Bawa Toddler Berumur 21 Bulan, Apakah Bisa Sukses?

Salah dua kota di Skotlandia yang kami kunjungi pada Summer Holiday 2017 kali ini yaitu Glasgow dan Edinburgh.

Seneng dan sekaligus deg-degan apakah akan berhasil dengan sukses dan bahagia? Sedikit lebay? Tentu tidak. Yang punya pengalaman bawa toddler jalan-jalan jauh pasti paham, hehe.

Bagi kami ini perjalanan panjang, hampir empat jam lamanya dari York menuju Glasgow.

Pengalaman dan tips agar Malaika (21 bulan) anteng selama diperjalanan sudah saya tulis di sini (tinggal klik yaa). Semoga jadi inspirasi buat orangtua supaya gak “takut” lagi liburan bawa anak-anak khususnya bagi yang tidak punya ART. Walau contoh dicerita tersebut baru bawa anak satu. Hehe

Pengalaman Dua Malam di Glasgow.

Ke Glasgow memang niat awalnya menemani suami training. Kami menginap di sana dua malam. Untuk kenyamanan bersama, kami menginap di hotel yang posisinya dekat dari city center. Yang letaknya hanya 10 menit berjalan kaki dari stasiun kereta Glasgow.

Hal ini selalu menjadi siasat suami, untuk masalah lokasi penginapan sebaiknya tidak perlu terlalu jauh dari stasiun agar geret-geret kopernya tidak perlu kejauhan dan memperhitungkan si toddler tidak rewel karena setelah berjam-jam diperjalanan kereta pasti ia ingin “bebas”. Biasanya kan toddler yang aktif setelah lama duduk pengennya kabuuurrr alias jalan dan turun dari stroller, kalau sudah begini repot ceritanya ditambah bawaan dan koper yang berat.

Hari pertama kami putuskan untuk stay di hotel saja. Karena hari sudah sore dan memperhitungkan kondisi fisik Malaika juga sepertinya dia sudah capek nih seharian berada di luar rumah. Selain itu Ayah dan Ibuk juga butuh istirahat sih.. hehe.

Sebelum check in ke kamar hotel kami membeli Fish and Chips yang ternyata Malaika lahap dan suka dengan rasanya yang gurih. Posisi restoran ini persis di depan hotel tempat kami menginap. Dan nilai plus lainnya tempat makanan ini halal. Menyediakan makanan seperti Pizza, Burgers, dan lain sebagainya.

Processed with VSCO with a6 preset
Malaika lagi pose di depan restoran kesukaanya selama di Glasgow. Itu anaknya pindah-pindah manjat-manjar dari satu kursi ke kursi lainnya. Zupeerrr aktif.

Hari Kedua di Glasgow.

Saatnya Ayah harus berangkat ke lokasi training di University of Glasgow. Sayang saya dan Malaika tidak sempat mampir kemari. Kata Ayah sih kampusnya bagus Bangunanya masih bergaya vintage. Kayak bangunan-bangunan di sekolahannya Harry potter, yang pernah nonton pasti paham, hehe.

IMG_7727
Ngambil foto kampus Glasgow dari hape Ayah^^

Jadwal training ayahnya Malaika dari jam 9 pagi sampai jam lima sore. Ayah bilang Ibuk dan Malaika boleh pergi jalan-jalan supaya tidak bosen di kamar saja tapi sayangnya ia tidak bisa menemani.

Akhirnya jam 12.30 aiang kami memutuskan jalan-jalan ke luar berdua saja dengan Malaika. Hal pertama yang kami lakukan yaitu mampir lagi ke restoran halal di depan hotel untuk memesan Pizza Margarita yang toppingnya cukup keju dan tomat saja sudah enak. Lagi-lagi Malaika suka. Antara lapar dan doyan sih karena waktu di kamar nasi yang Ibuk tawarkan tidak ia makan.

IMG_7648
Margarita ❤️
IMG_7728
Pizza lover

Karena kurang persiapan alias kurang ngecek lokasi-lokasi yang menarik untuk dikunjungi di sana yang children friendly, jadilah Ibuk dan Malaika cuma main disekitaran city centernya saja yang jaraknya dari hotel cuma lima menit berjalan kaki langsung sampai di keramaian. Karena merasa kurang nyaman main di luar berduaan Malaika saja, tidak sampai dua jam kami sudah memutuskan untuk balik ke kamar hotel. Ditambah Malaika pup pula. Hehe.

Hari kedua di Glasgow pun Ibuk dan Malaika banyak main di kamar hotel saja. Pas ke city center tadi mampir ke poundland (toko serba £1) untuk beli crayon dan buku gambar. Terus beli balon di Card Factory. Which is kedua toko ini ada kok di York, hehe.

Tapi gapapa deh Ibuk dan Malaika udah seneng kok malah jadi bisa quality time sama Malaika di kamar hotel sambil menggambar, bernyanyi, dan main balon. Haha.

So far, saya kok kurang suka sama Glasgow ya. Citynya terkesan kotor dan orangnya kok ramai sekali. Apa karena kota besar ya. Tipikal kota-kota besar di Inggris sih ini yang ramai dan orang-orangnya gak pedulian mau lampu untuk penyebrang jalannya merah asal gak ada mobil, mereka langsung aja nyelonong nyebrang. Jadi suka bandingin sama kota York. Mungkin karena sudah dapet enaknya kota York yang walaupun kota kecil tapi masih tergolong bersih dan asri, bangunan2nya juga unik dan gak ketinggalan penduduknya yang ramah2.

Oiya seperti di kota-kota besar lainnya (London, Manchester, dst), banyak wanita berkerudung juga di Glasgow.

Yang unik di Glasgow tentu saja bisa melihat bapak-bapak pakai rok alias pakai baju seragam Scottish yang motifnya tartan kayak di etalase toko pada foto ini!

Processed with VSCO with a6 preset
Salah satu toko souvenir di Glasgow yang eye catching. Foto ini diambil waktu lagi jalan kaki menuju stasiun mau berangkat ke Edinburgh.

Hari ketiga scotland trip ini kami ke kota Edinburgh yang sangat cantik dengan bangunan-bangunan khas Englandnya. Ya saya jatuh cinta dengan kecantikkam kota ini. Nantikan cerita dan kisah kami selama berada di sini ya. Kami sempat mampir ke Masjid di Edinburgh loh yang posisinya deket banget dari kampusnya!

Advertisements

1 Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s