Cerita Anak Anteng Diperjalanan Kereta Selama 3 Jam 40 Menit (York-Glasgow)

Beberapa minggu yang lalu suamiku yang baik hati bilang: “Hayuk kita ke Glasgow, Ayah ada training di sana, jadi Ibuk dan Malaika bisa sekalian jalan-jalan juga.”

Gak mikir lama-lama lagi langsung saja aku mengiyakan. Asiikk jalan-jalan lumayan bisa lihat-lihat salah satu kota di skotlandia, Glasgow namanya. Pas pula lagi summer holiday. Which is kegiatan Malaika (21 bulan) di playgroup nya lagi libur semua sampai bulan September. Anak-anak sekolahan di sini liburan Summer nya bisa sampai 7 minggu. Nah lo bingung juga kan mau ngapain selama itu. Hehe.

Malaika yang kegiatan playgroupnya seminggu dua kali pastinya ikutan libur juga karena, jadwalnya mengikuti libur anak-anak sekolahan. Nah kan bingung juga Ibuknya liburan selama itu mau ngapain aja agar liburannya lebih bermanfaat dan anak gak cepet bosan di rumah. Alhamdulillah dapet rezeki jalan-jalan nih.

Waktu itu kita berangkat hari Senin tanggal 31 Juli 2017 (dicatet tanggalnya supaya inget sebagai kenang-kenangan, hehe), jadi dua hari sebelum keberangkatan aku dan Malaika cuma main di rumah saja. Padahal biasanya sore-sore kami sudah nangkring di playground belakang rumah. Ternyata ‘siasat’ ini sepertinya jadi pemicu anaknya bisa anteng selama perjalanan menggunakan kereta yang jarah tempuh dari stasium York ke Glasgow yaitu 3 jam 40 menit. Woooww jauh-jauh hari gak kebayang Malaika akan seperti apa di kereta, pastinya bosen banget kan yaa…

Walaupun selama di rumah Malaika selalu bilang: “Yuk pigi jayan-jayan..” yang artinya Hayuk pergi jalan-jalan. Hehe.

Tibalah hari H jadwal keberangkatan, bangun pagi-pagi sekali sekitar jam 6 Malaika yang sudah dijanjikan beberapa hari sebelumnya untuk pergi jalan-jalan dengan kereta langsung menagih janji. Mulai pagi hari itu mood anaknya udah bagus. Mau medengarkan perintah makan, mandi, pakai baju, dan duduk di stroller tanpa perlu Ibuknya marah-marah dulu, hehe. Ditambah anaknya happy, senyum-senyum.

Dimulailah perjalanan 3 jam 40 menit kami ke Glasgow. Segala macam persediaan cemilan biskuit, roti isi selai kacang, dan nasi pakai lauk sudah Ibuk siapkan. Yang semuanya Alhamdulillah dimakan dengan lahap oleh Malaika.

Tidak boleh ketinggalan crayon dan kertas kosong, walaupun crayon yang dibawa cukup dua biji saja itu sudah bikin anaknya senang menggambar ini itu sesuai imajinasinya. Di kereta gantian minta Ibuk dan Ayah menggambar rabbit, lingkaran kecil lingkaran besar (tau kan lagi anak-anak ini yang sembari dinyanyikan kita bisa menggambar hasilnya orang-orangan), ducks, bus, shapes, dan seterusnya. Walaupun favorit gambarnya kelinci dan lagu lingkaran itu saja sih. Entah bisa berapa kali Ibuk membuatnya haha..

Disepanjang perjalanan untungnya pemandangan begitu indah. Ladang-ladang hijau luas terhampar. Ditambah ada binatang-binatang yang silih berganti dapat terlihat jelas dari jendela kereta. Hal ini menjadi hiburan lainnya bagi si kecil Malaika. Membuat ia tidak berhenti bertanya “manaa??..” kalau binatangnya hilang dari pandangan. Ada sapi, kambing, biri-biri, kuda. Teringat di negeri sendiri, jalur kereta dibuat disepanjang pemukiman penduduk, membuat macet jalan dimana-mana kalau kereta sudah lewat. Kalau di Inggris, jalur kereta antar kota dibuat jauh dari keramaian itu kenapa kami bisa melihat pemandangan-pemandangan hijau selama perjalanan.

Pilihan pengalihan perhatian seperti memberi Gadget atau tontonan di HP/games merupakan hal yang tidak ada dalam list kami. Sebenernya faktor utamanya yaitu menghindari tantrum. Pernah di rumah kadang waktu Ibuk udah gatel tangannya pengen main hape pas Malaika masih bangun, terus kan hape nya jadi direbut Malaika, pas diminta susahnya minta ampun. Trus pas hape nya sudah berhasil Ibuk ambil, eh Malaikanya malah jadi ngamuk trus bisa sampai nangis marah-marah minta hapenya dibalikin. Ini moment yang bikin bete Ibuknya banget, sudahlah banyak efek buruknya dari si gadget itu ditambah anak tantrum. Jadinya menurut saya pribadi ngasih gadget ke anak bukannya menghilangkan masalah tapi malah menambah masalah. Gak apa-apa deh Ibuk dan Ayah jadi lebih sibuk ngajakin Malaika main daripada Malaika jadi sibuk sendiri sama gadgetnya trus tantrum.

Alhamdulillah hampir sampai Glasgow deh. Sekitar 1,5 jam sebelum sampai tujuan Alhamdulillah Malaikanya tertidur pulas. Mungkin karena sudah capek main dan pagi tadi dia bangun jam 6 pagi.

Sepertinya kiat-kiat bikin anak anteng selama perjalanan bukan hanya persiapan barang-barang di atas saja sih. Mood bapak Ibuknya juga harus baik. Karena yang namanya perasaan itu bakal bisa berpengaruh ke orang lain, apalagi anak-anak paling ngerti banget kalau orangtuanya marah, sedih, gelisah, bahagia, pasti mereka bakal bisa ikut merasakannya. So pastikan hati dan pikiranmu juga sedang berbahagia yaa Buibuk Pakbapak..

Alhamdulillah sampai Glasgow deh.. misi bikin Malaika bahagia selama perjalanan dikereta berhasil. Well done Malaika! Jangan lupa puji anak setelah dia berhasil melakukan sesuatu hal. Ini akan membuat kepercayaan dirinya semakin meningkat.

Pesan Ibuk jadilah anak yang selalu bahagia dan mau menuruti kata-kata orangtua yaa Nak. Gak usah sering-sering tantrum yaa.. kalau happy aja kan lebih enak hehe^_^

IMG_7666
Waktu lagi nungguin kereta ke Glasgownya datang^^
IMG_7664
My little curious girl^^
Advertisements

3 Comments

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s