Tips Sukses Mengasuh Balita (toddler) yang Super Aktif Ala Nanny Jo (Part 1)

Pada akhirnya makin bertambahnya usia anak maka makin bertambah jugalah “perangainya”. Mungkin dulu kita berpikir bahwa bagian tersulit mengasuh anak ya saat ia bayi. Apalagi bagi orangtua baru seperti kami yang saat ini sedang berada di York, Inggris. Jauhnya dari Indonesia sekitar 18 jam penerbangan menggunakan pesawat udara. Itu artinya kami jauh dari orangtua dan keluarga. Belum punya gambaran apapun mengenai “dunia parenting”. Karena memang tidak ada sekolah ataupun kursus untuk menjadi orangtua. Banyaknya melihat, membaca, mendengar, dan mempraktekan ilmu membuat kami sebagai orangtua baru semakin kaya akan pengalaman. Walau mungkin masih belum “sekaya” teman-teman atau orangtua kami yang memiliki empat atau lebih orang anaknya.

Semenjak memasuki usianya yang ke 16 bulan, anak kami Malaika tumbuh menjadi anak yang bisa dikategorikan aktif sekali. Seperti anak-anak aktif pada umumnya, ia senang naik turun tangga, memanjat kursi dan meja, apapun itu yg bisa dipanjat, bahkan pernah membalikan kardus kosong sehingga bagian alasnya menjadi diatas posisinya, lalu ia berusaha untuk naik keatasnya. Untung Ibunya cepat tanggap dan memegang tanganya. Berbahaya sekali bukan?

Tidak hanya sampai disitu saja tingkahnya. Kendaraan kami disini biasanya adalah bus umum. Jangan dibayangkan bus semacam Kopaja di Jakarta, kalau disini sudah dikategorikan nyaman untuk penumpangnya. Penumpang disini bisa saja seperti Ibu-ibu dengan membawa stroller, para penyandang disabilitas, sampai-sampai binatang seperti anjing-pun bisa naik juga ke atas bus. Bisa dibayangkan bukan bus umum disini nyaman bagi siapapun.

Malaika anak perempuan kami yang dulunya kalau naik bus bisa tertidur, sekarang sudah tidak bisa tenang untuk duduk di stroller nya. Si explorer kecil ini malah lebih senang duduk dikursi penumpang dan melihat-lihat pemandangan sekelilingnya baik pemandangan diluar bus maupun “pemandangan” di dalam bus. Ia senang memperhatikan si driver bus yang menerima uang atau kartu dari para penumpang bus yang ingin ikut naik bus tersebut.

Tentunya kami senang dan bangga juga tidak jarang kewalahan dengan “tingkah laku” si miss curious cilik ini. Artinya otaknya bekerja dengan baik memperhatikan hal-hal yang ada disekitarnya itu, membuat ia kadang ingin mendekat saking penasaranya terhadap sesuatu.

Saya sebagai Ibunya merupakan sosok yang lebih fleksibel alias tidak terlalu “banyak larangan” asal itu (hal yang ingin ia lakukan) tidak berbahaya dan bisa saja baik baginya. Mengambil pelajaran dari sekitar, anak yang terlalu banyak larangan dan sering ditakut-takuti atau diancam bila ingin melakukan ini dan itu malah membuat ia menjadi sosok yang penakut saat dewasanya dalam bertindak dan mengambil keputusan. Jadi ya sebagai orangtua baru memang harus banyak energi dan pandai-pandai dalam melihat “keinginan” anak.

Seperti yang telah saya sebutkan di atas, anak yang aktif tidak jarang membuat Ayah dan Ibu nya kewalahan. Apalagi saya sebagai seorang Full Time Mother yang baru punya anak satu saja musti sering-sering urut dada dan mengambil nafas untuk menahan emosi. Kadang anak rewel banyak maunya. Sebagai seorang Ibu harus punya banyak stok S.A.B.A.R. Ya saya harus S.A.B.A.R. Begitu terus tiap malam suami saya mengingatkan. Bahwa anak adalah investasi di akhirat nanti. Bahwa doa nya lah yang akan didengar oleh Allah kelak saat kita dalam kubur. Bahwa yang paling penting adalah ia merupakan “titipan” dari Allah SWT yang langsung Allah berikan ke dalam Rahim saya. Bahwa apabila kenangan baik yang ia dapat semasa kecil ini yang akan ia bawa sampai dewasa dan mungkin saja mengaplikasikan hal yang sama terhadap anak cucu kita kelak, yaitu apabila kita perlakukan anak dengan baik maka saat ia dewasa ia akan menjadi anak yang menghargai Ayah dan Ibu nya. Begitu sebaliknya. Bila ia diperlakukan “jahat” oleh Ayah atau Ibu nya, jangan heran kalau nanti saat ia dewasa melakukan hal yang serupa. Kata-kata ini terus yang selalu suami saya ingatkan.

So, Jo Frost’s dalam bukunya Confident Toddler Care, memberikan langkah-langkah untuk “menghadapi” anak-anak seusia Malaika/Balita/Toddler yang saya rangkum sebagai pengingat diri saya kelak. Tips untuk mendidik anak sehingga kita juga bisa Fun, ya kadang kita lupa “bergembira” dengan anak karena sudah terlalu fokus kepada “perangainya”. Semoga saja advices si Nanny Jo yang telah berpengalaman di dunia anak-anak ini dapat menginspirasi kita.

Sebagai referensi, Jo Frost is one of the UK’s most trusted and leading childcare and parental guidance expert and she is the most recognisable face of parenting on TV. Her books and TV projects have received huge international acclaim and are seen and written in many languages throughout the world.

And As John Medina said in his book Brain Rules for Baby, Healthy Mom = Healthy Baby, Happy Mom = Happy Baby. In Shaa Allah advices Nanny Jo akan saya posting setelah ini…

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s