Kisah Perjalanan Panjang Bumil 32Weeks Pregnancy

York, 28 September 2015

Blog ini ada karena support dari suami untuk menuliskan “sekedar” tulisan kegiatan sehari-hari istri dari mahasiswa PH.D yang mengambil kuliah di University Of York, England. Tentu saja diharapkan akan ada hikmah dan pelajaran serta informasi untuk teman-teman yang mungkin akan “berpetualang” atau “merantau” ke negeri orang seperti kami.

Alhamdulillah dengan kondisi kandungan yang waktu itu masuk 32 minggu (saat ini sudah 36 minggu) kami akhirnya berangkat ke tanah Britania Raya ini. Dengan pengalaman suami yang telah mengambil Master di tempat yang sama, kami pun memberanikan diri untuk “berpetualang” kemari pada saat kehamilan saya sedang masuk trisemester ketiga. Atas izin dr.Rina dari RS Harapan Bunda Pasar Rebo, kami pun berangkat. Sejumlah berkas untuk keberangkatan ibu hamil tua telah kami penuhi yang diwajibkan diisi oleh pihak maskapai penerbangan. Waktu itu kami menggunakan Qatar Airways untuk terbang ke Manchester, sebelumnya transit di Doha, begitu tiba di Manchester kami menggunakan train untuk sampai di kota York, England. Perjalanan yang panjang dan tentu saja melelahkan. Total mungkin bisa dikatakan nyaris 24 jam berada diperjalanan.

Tidak hanya surat izin dari dokter Rina, kami pun harus mengisi form dari pihak maskapai penerbangan. Di bandara Soekarno Hatta pun saya harus kembali melakukan pemeriksaan berupa pengukuran tensi dan lain-lain yang dilakukan oleh dokter bandara, Alhamdulillah semua aman dan normal, walau tensi saya sempat agak tinggi mungkin karena takut kalau-kalau rencana penerbangan kami pada malam itu bisa batal bila hasil pemeriksaan dengan dokter bandara tidak baik.

Kami memutuskan berangkat sebulan sebelum suami memulai kegiatan kuliahnya dengan berbagai pertimbangan. Salah satunya karena usia kandungan yang masih diizinkan dokter dan pihak maskapai Qatar Airways. Suami mencari informasi mengenai maskapai yang mengizinkan penerbangan dengan usia kehamilan paling tinggi dan tentu saja masih aman untuk ibu hamil. Waktu itu usia kehamilan saya sekitar 32 Minggu, dimana usia kehamilan diatas itu mungkin masih boleh berangkat namun dengan prosedur yang lebih rumit lagi. Alasan lain mengapa dipilih saat saya hamil umur 32 minggu karena dimulainya perkuliahan suami baru akhir Oktober, paling cepat kami bisa datang ke York ya sebulan sebelum perkuliahan dimulai itu tadi.

Maka “petualangan” kami dimulai dari malam itu pukul 00.20 WIB 1 September. Berkat pertolongan Allah, banyak berdo’a kepada yang Maha Kuasa, serta support suami tercinta juga keluarga & sahabat yg tak henti mendo’akan, semuanya dapat dilalui dengan aman, lancar, tak ada kendala yang berarti. Maha Besar lah Allah..

IMG_5013

with lovely families&friends, sebelum boarding^_^

Sedikit cerita untuk para ibu hamil yang naik pesawat (saat itu saya 32 minggu), tentu ada sedikit kebosanan berada di dalam pesawat. Karena perjalanan dari Bandara Soekarno Hatta menuju Doha yang ditempuh kurang lebih 8 jam membuat kaki bumil dapat bengkak. Alhamdulillah setelah sampai Doha untuk transit kaki bisa kembali difungsikan secara normal alias berjalan kaki juga selonjoran di kursi, kaki yang bengkak semakin lama semakin berkurang dan lama kelamaan pun kembali keukuran normal. Hal serupa terjadi kembali. Setelah transit 2 jam di Doha, kami kembali naik pewasat untuk melanjutkan perjalanan ke Manchester sekitar 7 jam, kaki bumilpun kembali bengkak, namun sesampai di Manchester dan banyak jalan ukuran kakipun kembali normal. Insya Allah ini merupakan hal yang tidak perlu ditakutkan (karena saya waktu itu termasuk yang khawatir melihat kaki tiba-tiba mengalami perubahan ukuran, hehee..) Memilih posisi tempat duduk yang dekat dari kamar mandi dan duduk di kursi sebelah luar hal yang saya lakukan untuk memudahkan akses ke kamar mandi, dimana usia kandungan memasuki trisemester ketiga ibu hamil akan lebih sering “kebelakang”. Ibu hamilpun tidak boleh kekurangan cairan selama perjalanan panjang tersebut, dari informasi yang dicari, ibu hamil ย musti sering untuk minum air putih walau dalam perjalanan panjang, apalagi menggunakan pesawat terbang.

IMG_5045

setengah perjalanan lagi hingga sampai Manchester

Sesampainya di Manchester, “petualangan” kami belum sampai disana, ibu hamil ini masih harus menggunakan kereta api untuk sampai di York, sekitar dua jam perjalanan kurang lebih. Disaat itu sudah mulai kelelahan. Tapi Alhamdulillah ada suami yang selalu memberi semangat jadi perjalanan sampai ke tempat penginapan kami di daerah Teacher’s Court berjalan lancar. Masih ingat waktu itu kami membawa 4 koper, 2 koper yang masing-masingnya ukuran besar dengan berat masing-masing 32kg serta 2 koper ukuran sedang masing-masing beratnya 8kg, harus diangkat sendiri oleh suami untuk masuk ke dalam train. Proses memasukkan/mengangkat koper ke dalam kereta haruslah cepat, mengingat pintu kereta hanya terbuka beberapa menit saja, sedangkan koper kami ada empat dan yang akan mengangkat hanya suami seorang saja. Ada yang bilang, untuk ukuran orang yang akan tinggal empat tahun lamanya di negeri orang, jumlah koper dan berat koper kami dapat dikatakan masih wajar. Syukurnya semua telah diperhitungkan oleh suami karena kondisi saya yang sedang hamil dan yang hanya akan mengurus koper beliau sendiri, jadi kami harus banyak menyortir barang-barang yang akan dibawa.

IMG_5066

After landed in Manchester, took a photo in our way to train station

Sesampainya di York, Alhamdulillah kami dijemput oleh Mbak Indah dan suami beliau Mas Man. Diantarkan ke penginapan di daerah Teacher’s Court. Alhamdulillah kemudahan kami dapatkan dengan mendapatkan tumpangan tersebut. Kami harus menginap di penginapan yang dipesan melalui AirB&B dari tanggal 1-8 September. Dikarenakan rumah yang akan kami tempati di daerah McHugh Court yang merupakan family house dari kampus suami, baru bisa kami tempati pada tanggal 8 September.

IMG_5068

Sunset di Penginapan kami

IMG_5085

Pose in front of our rent house in Teacher’s Court

IMG_5084

di depan penginapan @ Teacher’s Court

Sedikit bercerita tentang pengalaman mendapatkan family house di dekat Uni Of York tentu tidak mudah. Karena tidak sedikit para mahasiswa yang membawa anggota keluarganya untuk tinggal di York, sehingga banyak rumah yang waktu itu masih full booked. Kami mencari rumah yang tentunya dengan kriteria tertentu. Seperti harus dekat dari kampus suami (kalau ada apa2 suami bisa langsung pulang ke rumah, terlebih lagi usia kandungan saya yang sudah besar), terdapat beberapa kamar (diperhitungkan untuk tamu atau keluarga yang akan datang berkunjung), harga tidak terlalu mahal, dan lain sebagainya. Alhamdulillah atas kesabaran suami dan do’a yang banyak, kami mendapat rumah di daerah McHugh Court yang kalau berjalan dari rumah ke kampus cuma membutuhkan waktu 10 menit saja, lalu terdapat 2 kamar tidur dan 1 living room yang juga bisa dijadikan kamar. Semua seperti yang kami rencanakan, serta mengenai harga sewa rumah pun kami mendapatkan harga yang relatif tidak terlalu mahal, dibandingkan dengan rumah diluar kampus. MCHugh Court merupakan salah satu family house yang dikelola Uni Of York dengan harga rent house yang tidak terlalu mahal dibandingkan dengan biaya sewa rumah di luar kampus. Alhamdulillah, kembali tidak henti bersyukur kepada Allah atas kemudahan ini.

Seperti flashback kembali, sewaktuย masih di Tanah Air, setiap hari apalagi minggu-minggu mendekati hari keberangkatan, rumah untuk kami tinggali nanti di York belum juga ada kepastian. Ada rent house yang kosong namun harga tinggi dan jauh dari kampus dan beberapa opsi tempat tinggal lainnya yang tidak termasuk kriteria yang kami inginkan. Namun suami tetap sabar, kami tetap berdo’a, saat itu suami mulai apply untuk rent house sudah sedari bulan April. Akhirnya kabar baik itu pun tiba. Kira-kira tidak sampaiseminggu sebelum keberangkatan akhirnya Email kami di balas oleh pihak yang mengurus rumah di MCHugh Court yaitu oleh YHA (York Housing Association), mengatakan tanggal 25 September kami sudah bisa pindah ke McHugh Court, rumah yang kami tempati saat ini.

Ternyata ujian untuk kami belum selesai sampai disana. Masih harus memikirkan bagaimana nasib kami dari tanggal 1 sampai 25 September, dimana akan tinggal? menjelang itu kami tetap memesan penginapan yang biaya permalam sangatlah tidak murah. Email dari YHA pun kami balas, mengatakan kondisi kami akan sampai di York semenjak tgl 1 September dan kami sangat berharap agar kami tidak perlu untuk sampai menunggu tanggal 25 untuk baru masuk ke rumah di McHugh Court dan mengatakan bahwa saya sedang hamil besar. Email belum juga dibalas oleh pihak YHA. Kamipun telah sampai di York, bermalam di penginapan di daerah Teacher’s Court dari tanggal 1-8 September.

Kembali keajaiban dari Allah SWT datang kepada kami. Kira-kira hari ketiga kami menginap di penginapan daerah Teacher’s Court tadi suami mendapat balasan dari pihak YHA yang mengatakan tanggal 8 kami sudah bisa masuk rumah *sujud syukur* semua telah diatur oleh ALLAH SWT. Kami dibantu oleh Allah SWT.. kami pun tidak perlu pusing, setelah tanggal 8 September, menjelang tanggal 25 September, jadwal semestinya rumah baru bisa ditempati, musti menginap dimana dan rumah siapa, Akhirnya sampai hari ini Alhamdulillah kami sudah tidak khawatir lagi mengenai tempat tinggal, sudah ada rumah yang nyaman dan Insya Allah aman di dekat kampus suami yang akan kami tempati hingga empat tahun kedepan.

IMG_5469

view from our backyard

IMG_5484

view from our 2nd floor house

IMG_5322

my 32weeks pregnancy, photo di jalan menuju kampus^_^

Advertisements

11 Comments

  1. Di tunggu tulisan berikitnya yoo mandaa kereennn… Penasarn sampai biko ending kpulangan lu mambaok anaklu nan alah umua 4 thn plg woowww…mantaapp

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s